Senandung cinta
menemaniku
Ketika ruang kosong ini
diam terpaku
Awan tebal berarak
perlahan
Ranting kering syairkan
rintihan
Angin dingin berhembus
melejit
Menerpa hati yang
menahan sakit
Lagu cinta masih
berdendang
Cinta yang
tak pernah tersampaikan
Mengukir luka
dalam perasaan
Daku hanya
dianggap pelampiasan
Jauh dari
apa yang hati ini harapkan
Karena hadir
diriku tak pernah di inginkan
Dalam mimpi
maupun kehidupan
Walau t’lah
tertulis dalam suratan
Namun tak
ada juga bisa menjanjikan
Cahaya mentari
terhalang
Oleh sang mega yang
membentang
Kehangatannya mulai
menghilang
Digantikan sang dingin
yang datang
Ketika singgasana hati
ini sepi
Tak seorang pun ingin
mengisi
Walau hanya untuk
menepis sunyi
Seakan cinta tak perah
ingin kemari
Ku pernah
berjanji di bawah rebahan bendera
Menantang
silau dan panas sang surya
Bertaruh nyawa
menembus gurun gersang
Atau hanya
diam saat ombak datang menggulung
Tetap saja,
tak akan pernah ada yang datang
Nemun ku
tetap menanti, tetap berjuang