Halaman

Rabu, 03 April 2013

Ambang Habis Penantian Sang Pujangga Lara



Senandung cinta menemaniku
Ketika ruang kosong ini diam terpaku
Awan tebal berarak perlahan
Ranting kering syairkan rintihan
Angin dingin berhembus melejit
Menerpa hati yang menahan sakit
Lagu cinta masih berdendang
Laksana luka hati terus berkumandang


Cinta yang tak pernah tersampaikan
Mengukir luka dalam perasaan
Daku hanya dianggap pelampiasan
Jauh dari apa yang hati ini harapkan
Karena hadir diriku tak pernah di inginkan
Dalam mimpi maupun kehidupan
Walau t’lah tertulis dalam suratan
Namun tak ada juga bisa menjanjikan


Cahaya mentari terhalang
Oleh sang mega yang membentang
Kehangatannya mulai menghilang
Digantikan sang dingin yang datang
Ketika singgasana hati ini sepi
Tak seorang pun ingin mengisi
Walau hanya untuk menepis sunyi
Seakan cinta tak perah ingin kemari


Ku pernah berjanji di bawah rebahan bendera
Menantang silau dan panas sang surya
Bertaruh nyawa menembus gurun gersang
Atau hanya diam saat ombak datang menggulung
Tetap saja, tak akan pernah ada yang datang
Nemun ku tetap menanti, tetap berjuang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar