Halaman

Rabu, 20 Maret 2013

Ibunda, dengarlah do’a ku untuk mu



Malam sunyi
Hening,sepi senyap
Ku terlelap dalam mimpi
Namun,kau terjaga seorang diri


Bertanya sang pujangga
Kepada ibunda tercinta
Mengapa ia tak terpejam
Di tengah sunyi dingin malam


Tak sepatah kata kau bicara
Air menitik pelan dari matamu
Tanda ada luka mendalam di hatimu
Ibunda…



Ibu…
Di usia ku kini
Aku bukan lah anak kecil lagi
Katakan,berceritalah pada anakmu


Kau masih menangis
Terkurung dalam duka mu
Duka sekarang dan masa muda mu
Duka yang tak mampu terlukis


Aku tahu
Aku terlalu dini untuk ini
Untuk mengetahui rahasiamu
Ibunda, aku mengerti


Ibunda,
Dengarkanlah sebait do’a ini
Do’a dari anak yang kau kasihi


Ibu…
Tegarlah,kuat kan hatimu
Hapuslah air matamu,ibu
Air mata di Wajah ayu mu


Allah akan selalu menjagamu
Ketika aku tak dapat menjagamu lagi
Saat kau tertatih dan kesulitan
Percaya lah ibuku


ya allah jagalah ia
jangan biarkan air matanya
lapangkan lah hatinya
kuat kan lah imannya
sehingga ia tak akan terus terjatuh

ya allah
angkatlah derajatnya
kabulkan lah setiap do’a nya
dan jagalah ia hingga surgaku
tak lagi di telapak kaki nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar