Halaman

Jumat, 08 Maret 2013

syair, rintihan sang pujangga



kala senja memerah di ufuk barat
awan berparuh dwi warna
ketika ku bersyair sore ini
saat semua diam tak bergumam

memang hanya untaian kata
tak satupun bermakna
janji memang semu
namun tak berlaku bagi ku

langit berbintang, tanda tak hujan
semua berdasar kenyataan
seperti dasar sebuah ikatan
semua berasal dari perasaan



ini syair ku …
tak sama dengan lagu
namun pelukis isi hati
membaur dengan ruang dan waktu

ruang sepi,malam sunyi
bagai cerminan isi hati
hampa …
tanpa seorang pelipur lara

teringat pada puisi lamaku
teringat pula ku pada mu
sebuah kenangan bersemayam dalam hati
masuki alam khayal, lalu alam mimpi



bintang-bintang …
kisahkan suatu cerita
cerita tentang kita berdua
yang akan selalu bersama
jalani kehidupan yang nyata



08-03-13

Tidak ada komentar:

Posting Komentar